Pages

Selasa, 15 Mei 2012

Andik Kembali Gabung Timnas U-23

Setelah awal Mei lalu sempat mengalami cedera hamstring, jagoan Persebaya, Andik Vermansyah, telah siap bergabung ke skuad Timnas Indonesia angkatan U-22. Ia sudah tiba di Yogyakarta untuk pelatihan sejak Senin (14/5) sore.

Diungkapkan Andik, selain melakoni tugas sebagai pemain timnas, ia juga akan bolak-balik Jogja-Surabaya untuk membela Persebaya. Nantinya, Andik cs dijadwalkan untuk laga persahabatan dengan Inter Milan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 24 Mei.

Selain Andik, pemain Persebaya yang juga bergabung ke timnas yakni Nur Mufid Fastabikhul Khairat. Sebelumnya, Nur merupakan rekan Andik di Timnas U-21 saat laga di Brunei Darussalam beberapa waktu lalu.

Manajemen tim Bajul Ijo tak terlalu khawatir ditinggal Andik dan Nur untuk sementara. Asisten pelatih Persebaya, Ibnu Grahan, optimis Andik dan Nur tetap bisa membela tim saat laga melawan tim Malaysia, Negeri Sembilan FA, Sabtu (19/5).
Senin, 14 Mei 2012

Timnas Andalkan Serangan Balik di Palestina

Timnas Indonesia bentukan PSSI akan mengandalkan serangan balik dalam menghadapi lawan-lawannya di Palestina dalam ajang Al Nakbah International Tournament yang digelar 13-23 Mei 2012. Itulah yang disampaikan Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Fabio Oliviera sebelum mengawal skuadnya berangkat ke Palestina.

Strategi counter attack menjadi pilihan Fabio Oliviera karena di skuad Timnas Indonesia saat ini tidak ada pemain depan yang memiliki postur tinggi. Oleh karena itu, Laskar Garuda akan memaksimalkan kecepatan yang dimiliki para punggawanya.

Selain nama-nama yang disebutkan tadi, Timnas Indonesia sebenarnya juga masih mempunyai pelari cepat, sebut saja Titus Bonai, Okto Maniani, Slamet Nurcahyo, Taufiq, atau Yosua Pahabol. Oleh karena itu, kecepatan para pemain Timnas Indonesia diharapkan dapat mengimbangi kelebihan teknik atau postur tubuh yang dimiliki oleh pemain lawan.

Di Al Nakbah International Tournament, Indonesia berada satu grup dengan tuan rumah Palestina, Uzbekistan, dan Kurdistan, yang dikabarkan akan menurunkan timnas U-21 dalam ajang tersebut. Jika itu benar, Fabio Oliviera yakin bahwa Indonesia bisa mencapai target menembus semifinal.

Skuad Timnas Indonesia yang Dibawa ke Palestina

Sebanyak 20 pemain akhirnya terpilih untuk mengisi skuad Timnas Indonesia PSSI yang akan berlaga di Palestina dalam ajang Al-Nakbah International Tournament pada 13-23 Mei 2012. PSSI memang hanya memberi kuota sebanyak 20 pemain saja yang dibawa ke Palestina dari 23 pemain yang sebenarnya sudah terpilih.

Dari ke-20 pemain tersebut, tercantum nama duo Papua, Titus Bonai dan Okto Maniani, yang sebenarnya tidak dilepas oleh klubnya masing-masing yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), yakni Persipura Jayapura dan Persiram Raja Ampat.

Adapun 20 pemain Timnas Indonesia PSSI yang akan berlaga di Nakbah International Tournament di Palestina, adalah sebagai berikut:

1. Wahyu Wiji Astanto (Persiba Bantul)
2. Wahyu Tri Nugroho (Persiba Bantul)
3. Nopendi (Persiba Bantul)
4. Slamet Nurcahyo (Persiba Bantul)
5. M. Nur Iskandar (Persibo Bojonegoro)
6. Jajang Paliama (Persibo Bojonegoro)
7. Samsul Arif (Persibo Bojonegoro)
8. Novan Setya Sasongko (Persibo Bojonegoro)
9. Irfan Bachdim (Persema Malang)
10. Kim Jeffrey Kurniawan (Persema Malang)
11. Yosua Pahabol (Semen Padang)
12. Jandia Eka Putra (Semen Padang)
13. Endra Prasetya (Persebaya IPL)
14. Taufiq (Persebaya IPL)
15. Hendra Adi Bayauw (Persija IPL)
16. Hamdi Ramdhan (Persija IPL)
17. Abdul Musawir (Persiraja Banda Aceh)
18. Rahmat Syamsuddin (PSM Makassar)
19. Titus Bonai (Persipura Jayapura/ISL)
20. Okto Maniani (Persiram Raja Ampat/ISL)
Rabu, 16 November 2011

Janji Main Serius, RD Waspadai No 10 Malaysia

Pelatih Timnas SEA Games, Rahmad Darmawan mengaku akan tetap serius menghadapi pertandingan melawan Malaysia, Kamis 17 November 2011. Pria yang akrab disapa RD itu berjanji tidak akan melepas duel terakhir di babak penyisihan Grup A ini meski Indonesia telah memastikan lolos ke semifinal.

Tim Garuda Muda lolos setelah berhasil mengemas kemenangan pada tiga laga grup. Sedangkan Malaysia setidaknya wajib meraih hasil imbang agar bisa menyusul langkah tuan rumah.

"Kami akan tetap serius menghadapi pertandingan melawan Malaysia. Kami tidak akan lepas pertandingan itu," ujar RD.

RD menyebut keputusannya tetap bermain serius sudah melalui pertimbangan yang masak. Itu termasuk mempertimbangkan kesiapan Indonesia menghadapi semifinal yang akan digelar pada Sabtu 19 November 2011.

Laga itu digelar dua hari setelah laga terakhir grup. Artinya, Tim Merah Putih hanya punya waktu istirahat sehari saja.

"Tentu, kami mempertimbangkan pertandingan semifinal. Tapi, bukan begitu juga caranya (melepas laga lawan Malaysia)," ungkap pelatih yang sempat menangani Sriwijaya FC dan Persija Jakarta itu.

Mengenai permainan Malaysia, RD sudah mengamati calon lawan timnya itu. Menurutnya, kemampuan Harimau Malaya Muda cukup merata di semua lini. Namun, RD mengaku sangat mewaspadai pemain bernomor punggung 10 alias kapten Malaysia, Bakhtiar Baddrol.

"Malaysia merata di semua lini, tapi yang patut diwaspadai adalah nomor 10," jelas RD.

Bakhtiar piawai memainkan tempo dan ritme permainan Malaysia. Selain itu, ia juga produktif dengan mencetak tiga gol bagi Malaysia.

Indonesia dipastikan menjadi juara Grup A jika tak kalah saat melawan Malaysia. Calon lawan di semifinal dari wakil Grup B yakni antara Vietnam dan Myanmar.

Dari Grup B belum diketahui juara maupun runner up grup karena Vietnam masih menjalani laga terakhir melawan Laos, Kamis 17 November 2011. Untuk sementara Myanmar berada di puncak klasemen Grup B.
Selasa, 15 November 2011

Dihantam Iran 1-4, Indonesia Masih Tanpa Poin

Jakarta - Indonesia lagi-lagi gagal memetik poin dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2014. Di kandangnya sendiri, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (15/11/2011) malam WIB, Firman Utina cs dihantam 1-4.

Ini menjadi kekalahan kelima Indonesia dari lima pertandingan yang sudah dilalui. Sama sekali tak punya poin, 'Pasukan Merah Putih' belum beranjak dari posisi juru kunci klasemen Grup E.

Sementara Iran kini berdiri di ambang kelolosan, dengan mengumpulkan 11 poin dan duduk di puncak klasemen. Skuad besutan Carlos Queiroz akan dapat tiket ke fase berikutnya andai Qatar (posisi dua, poin 8) paling tidak bermain imbang dengan Bahrain (posisi tiga, poin 5) dalam laga yang akan dilangsungkan malam nanti.

Indonesia ketinggalan tiga gol lebih dulu melalui gol-gol yang dibuat Milad Midavoodi, Mojtaba Jabari dan Gholam Reza Rezaei, sebelum Bambang Pamungkas mencetak gol untuk menutup babak pertama dengan skor 1-3. Permainan tuan rumah sesungguhnya jauh lebih baik di babak kedua, namun Iran malah mampu menambah satu gol lagi melalui penalti Javad Nekounam.

Jalannya Pertandingan

Iran membuka keunggulan saat laga baru berjalan tujuh menit. Memanfaatkan kesalahan pemain bertahan Indonesia, Milad Midavoodi menusuk sendirian ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar ke sisi kanan. Hendro Kartiko tak sampai menjangkau bola yang bergulir masuk ke gawangnya.

Di menit 19 Iran berhasil menambah keunggulan. Lolos dari jebakan offside Ghazali Najafabadi Mohammad dengan tidak egois melepas umpan ke tengah kotak penalti saat ruang geraknya ditutup Hendro. Mojtaba Jabari yang menusuk dari tengah mendapat bola tersebut dan dengan mudah menjebol gawang Indonesia yang sudah tak terkawal.

Sebuah kesalahan pemain Indonesia kembali berujung lahirnya gol Iran di menit 25. Kali ini Hendro yang gagal menangkap bola di kotak penalti, kalah dalam perebutan bola kiper senior itu harus rela melihat gawangnya dijebol oleh Gholam Reza Rezaei.

Dua menit sebelum turun minum Indonesia menyamakan kedudukan melalui Bambang Pamungkas. Tandukan Bepe meneruskan umpan Syamsul Arief mengalir deras ke gawang tanpa bisa dihalau kiper Mahdi Rahmati. Indonesia 1 Iran 3.

Di babak kedua Wim melakukan dua pergantian sekaligus: Firman Utina dan Benny Wahyudi masuk menggantikan Fandy Mochtar dan Mahyadi Panggabean. Keputusan ini membuat permainan Indonesia jadi lebih hidup.

M Ridwan menusuk di sisi kiri saat laga masuk menit 52. Dia berhasil melepas umpan ke tiang jauh, sayangnya di sana sama sekali tak ada teman untuk menyambar bola. Tak lama berselang Firman Utina juga membuang kesempatan saat dia gagal menguasai bola dengan sempurna dan malah terjatuh di kotak penalti lawan.

Saat serangan yang dibangun tak kunjung berbuah gol, gawang Hendro Kartiko malah kembali bobol di menit 72. Gol yang mengubah kedudukan menjadi 1-4 tersebut datang dari eksekusi penalti.

Wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran yang dilakukan Benny Wahyudi di kotak terlarang. Javad Nekounam yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan sempurna untuk menjebol gawang Hendro Kartiko.

Skor 1-4 tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan Pemain:

1. Hendro Kartiko, 5 Fandy Mochtar ('45 Firman Utina ), 8 Hariono, 9 Cristian Gonzales, 10 Syamsul Arif (M Ilham '69), 13 Wahyu Wijiastanto, 14 Mahyadi Panggabean ('45 Benny Wahyudi), 20 Bambang Pamungkas, 21 Supardi, 22 Muhammad Ridwan, 23 Hamka

1 Mahdi Rahmati, 2 Hossein Mahini, 3 Ehsan Haji Safi, 4 Jalal Hosseini , 5 Hadi Aghili, 6 Javad Nekonam, 7 Milad Midavoodi, 11 Gholam Reza Rezaei, 14 Anderanik Teymourian, 16 Mojtaba Jabari, 20 Ghazali Najafabadi Mohammad

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/11/15/200151/1768079/76/dihantam-iran-1-4-indonesia-masih-tanpa-poin?b99110170
Senin, 14 November 2011

BP Puji Timnas U-23

Penampilan impresif yang ditunjukkan oleh Skuad Garuda Muda, mendapat apresiasi tinggi dari Kapten Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, pria yang akrab dipanggil Bepe ini mengaku sangat mengapresiasi hasil positif timnas Garuda Muda yang lolos ke babak semifinal SEA Games 2011.

Hanya saja, pemain Persija Jakarta itu mengimbau kepada semua pemain untuk tidak ce...pat berbesar hati karena langkah untuk merebut medali emas yang ditargetkan masih panjang.

"Semangat Timnas U-23 memang luar biasa. Selain mampu lolos ke semifinal, mereka juga mampu mengembalikan euforia masyarakat terhadap timnas," ujar Bepe di sela manager meeting Pra Piala Dunia 2014, Senin (14/11).

Menurut dia, hasil positif yang diraih oleh Garuda Muda ini harus dilalui dengan proses yang panjang. Apalagi pada babak penyisihan timnas harus berhadapan dengan juara bertahan serta beberapa negara yang selama ini kemampuannya di atas Indonesia.

"Semua tahu, dengan keberhasilan ini banyak kalangan menyoroti termasuk media. Saya berharap media jangan mengekspos besar-besaran, sama saat timnas senior berlaga di Piala AFF lalu," tegas pemain Persija Jakarta ini.

Indonesia memang menghadapi tim-tim kuat di kawasan Asia Tenggara ini, meski hanya Kamboja yang dinilai kualitasnya masih di bawah Indonesia. Namun, skuad asuhan Rahmad Darmawan ini tetap mampu mengalahkan lawan-lawannya, Indonesia berhasil menghancurkan Kamboja dengan 6-0, Singapura 2-0 dan Thailand 3-1.

"Mari kita support secara wajar. Jika sudah mampu merebut medali emas silahkan mengekspos besar-besaran," tandas pemain yang telah mengabdikan diri selama 12 tahun untuk Indonesia ini.

Hadapi Iran, Indonesia Targetkan Poin Penuh

Meski berat, namun Timnas Indonesia tetap membidik poin penuh pada laga kandang terakhir Pra Piala Dunia 2014 melawan Iran di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (15/11).

"Pertandingan ini adalah kesempatan untuk mencuri poin. Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Pokoknya jangan sampai kami kalah pada pertandingan nanti," ujar Asisten... Pelatih Timnas, Liestiadi setelah pertemuan manajer di Hotel sahid Jakarta.

"Kami harus memanfaatkan peluang ini. Kami berharap semua pemain bias bermain maksimal yang meraih hasil yang terbaik," tambahnya.

Timnas Indonesia sebelum menghadapi Iran telah mengalami kekalahan cukup telak 0-4 dari tuan rumah Qatar. Kondisi itu jelas mempengaruhi kondisi pemain saat menghadapi Iran di kandang sendiri.

Beberapa pemain kunci saat menghadapi Qatar dikabarkan mengalami cedera sehingga harus digantikan dengan pemain lain. Pemain yang mengalami cedera adalah Cristian Gonzales dan penjaga gawang Ferry Rotinsulu.

"Makanya kami tidak menurunkan mereka saat melawan Qatar. Kami berharap semua pemain sudah siap saat menghadapi Iran," jelasnya.

Sementara itu kapten timnas Indonesia, Bambang Pamungkas mengaku akan memberikan kemampuan terbaiknya saat menghadapi Iran. Pertandingan ini merupakan peluang Indonesia untuk lebih baik meski peluang lolos ke babak berikutnya telah tertutup.

"Ini pertandingan kandang terakhir. Kami harus mampu mendapatkan poin," kata pemain yang telah 12 tahun memperkuat timnas Garuda itu.

Pria yang akrap dipanggil Bepe itu berharap semua kalangan mendukung penuh timnas meski saat ini konsentrasi masyarakat terpecah karena konsentrasi pada timnas U-23 yang saat ini turun di SEA Games 2011.